HomeCalendar EventsAdvertiseClassifiedsE-CardNewsletter Japan Edition
General information | Previous edition |
News
Cover Story
Beyond Bali
Volklore
Guide Board
Art & Crafts
Peaple / Live
Nature's Window
Sport & Leisure
FoodHoroscope

 

 

 

Comment to : batrav@indo.net.id
 

Gemuruh Cak dari Lumbung Beras

29 September 2006, bertempat di Pelataran Pura Tanah Lot Tabanan digelar aksi budaya spektakuler menghadirkan penari dari berbagai latar belakang pendidikan dan karakter berbeda-beda. Mereka menyatu dalam gemuruh yang sama dalam pementasan budaya bertema "Cakolosa"l. Lebih dari 5000 orang memainkan tari kecak yang disutradarai koreografer kondang asal Tabanan, I Gusti Agung Ngurah Supartha, SST.
Menurut Ketua Umum Cakolosal 5000 I Ketut Nuryasa, S.E., cak yang dipentaskan pelataran Pura Tanah Lot memperlihatkan arti pentingnya tari cak, karena sungguh-sungguh serius, matang dan berdimensi luas. "Cak telah menjadi milik masyarakat Bali," ujar Nuryasa usai pertemuan dengan Asita di Sector Bar Sanur. "Yang perlu kita lakukan sekarang adalah cak diapresiasi terus-menerus dalam rangka memberi warna dan makna bagi seni budaya Bali. Cak harus dijaga karena orang asing saja menaruh hormat padanya," tambah Nuryasa.
Apresiasi ini menuntut penggalian kreativitas dan inovatif. Dalam dirinya cak telah mengandung beberapa aspek, yakni tari, narasi dan teater. Dengan demikian, kesenian ini paling mungkin berkolaborasi dengan kesenian lain.
Cakolosal 5000 ini didukung berbagai lapisan warga di Tabanan, mulai dari anak-anak pelajar, guru, PNS, masyarakat parwisata, warga banjar, TNI dan Polri. Persiapan dan latihan secara rutin dilakukan tiap hari Minggu dan Jumat di Stadion Debes Tabanan. Jangan lewatkan momentum ini berlalu tanpa ada cerita di balik 5000 Cak, karena momentum spektakuler ini hanya terjadi satu kali seumur hidup. (BTN-013)

See Bali's Regencies :

Badung Ketut Suratni Weaving Songkets
Gianyar Gianyar, The Hub of Woven Fabrics
Bangli Weaving Industry in Bangli
Klungkung Gelgel Village as the Centre of Genuine "Songket" Fabric
Karangasem Traditional Weavers in Karangasem
Buleleng "Songket" Woven Cloth from Jineng Dalem, Singaraja
Jembrana Clothes for Ceremony
Tabanan Songket of Belayu Favoured by Foreign Tourists
Denpasar

Aryani Tedjamulya Painting on Kebaya Blouse

See Also :

 

 

 

 


   

top
DIRECTORY  
Hotel & Resort
Land & Property
Furniture
Silver
Cargo
M.I.C.E
Organizer
Restaurants
Travel Agent
Money Changers
REGENCY  
Badung
Gianyar
Bangli
Klungkung
Karangasem
Buleleng
Jembrana
Tabanan
Denpasar

CURRENCY  
 
WEATHER  
 
Bali Travel News is published by the oldest Newspaper in Bali
© Copyright Bali Travel News 2001