HomeCalendar EventsAdvertiseClassifiedsE-CardNewsletter Japan Edition
General information | Previous edition |
News
Cover Story
Beyond Bali
Volklore
Guide Board
Art & Crafts
Peaple / Live
Nature's Window
Sport & Leisure
FoodHoroscope

 

 

 

Comment to : batrav@indo.net.id
 


Realisasi 62,48 Persen Program Aksi Recovery Bali (2)
Bergerak di Bawah Desain "Bottom Up"

Realisasi Program
Sampai akhir September 2006 ini, realisasi program fisik dan nilai dana talangannya sebagai berikut: program media center telah terealisir 96,50 persen dengan anggaran Rp 21.546.035.526 (96,46 persen); program fam trip tour operator terealisir 64,93 persen dengan anggaran Rp 1.095.000.000 (14,01 persen); program fam trip journalist 88,77 persen dengan anggaran Rp 1.630.000.000 (28,12 persen); program roadshow terealisir 37,26 persen dengan anggaran Rp 3.997.785.000 (28,45 persen); program dukungan even terealisir 83,08 persen dengan anggaran Rp 14.695.162.500 (9,27 persen); program operasionalisasi 43,94 persen dengan anggaran Rp 390.292.775 (43,94 persen); dan program administrasi terealisir 22,89 persen dengan anggaran Rp 75.104.650 (22,89 persen).
Realisasi media center tercatat sebagai komponen program recovery Bali yang menyedot anggaran terbesar. Kucuran dana ini diperuntukkan bagi jasa PR-ing dan media campaign di media massa luar negeri, seperti misalnya tayangan advertorial di TV National Geographic, BBC World, dan CNBC, serta iklan di beberapa media cetak di luar negeri seperti di Jepang, Australia, dan beberapa negara Eropa.
Pendanaan jasa PR-ing maupun media campaign di media cetak dan elektronik khususnya menjadi kewenangan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI. Mekanismenya dilakukan melalui swakelola maupun penunjukkan langsung. Realisasi teknis untuk keseluruhan program dilakukan sesuai dengan Keppres No. 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang / Jasa, yaitu melalui pendekatan swakelola, penunjukkan langsung, pemilihan terbatas, dan pelelangan umum.
Selain PR-ing dan media campaig, program media center juga melibatkan penyediaan barang/jasa sarana dan renovasi media center BTB. Renovasi ruangan Media Centre berada di bawah proses pelelangan yang saat ini prosesnya sedang berlangsung dan direncanakan dapat diselesaikan sebelum tahun anggaran 2006 ini berakhir.
Realisasi program aksi fam trip tour operator dikerjakan sesuai target fisik yang telah disepakati. Sekitar 390 orang tour operator ditargetkan akan didatangkan ke Bali selama kurun setahun ini. Sejak Januari-September 2006 tercatat 249 tour operator yang diantaranya berasal dari Perancis, Jepang, Jerman, Afrika Selatan, India, Inggris, Korsel, Jerman, Rusia, dan China diundang untuk berkunjung ke Pulau Dewata. Sisanya diharapkan akan terealisir selama November-Desember 2006.
Target mendatangkan ratusan jurnalis asing (fam trip journalist) pun telah dicanangkan. Sekitar 365 wartawan nasional dan asing ditargetkan akan menginjakkan kaki di Pulau Dewata selama tahun 2006 oleh program ini. Realisasinya, 312 jurnalis telah diterbangkan ke Bali. Sisanya akan menyusul selama November-Desember ini.
Para peserta kedua program ini didatangkan melalui mekanisme khusus. Awalnya, kalangan stakeholders BTB dan Disparda Bali mengajukan masukan kepada Depbudpar RI. Usulan ini kelak menjadi salah satu bahan pertimbangan Depbudpar RI setelah mengecek relevansi usulan tersebut dengan visi dan misi recovery Bali.
Sementara pendanaan untuk menalangi kedatangan para peserta tur ini dicairkan melalui biro perjalanan wisata terkait. Namun, prosesnya dilaksanakan setelah komponen bisnis pariwisata ini melakasanakan program dan melengkapi sejumlah persyaratan administrasi yang berlaku.
Upaya pencapaian target program fam trip tour operator dan fam trip journalist dapat terealisir sangat melegakan. Sedangkan realisasi pendanaan program aksi fam trip bernilai lebih kecil dari realisasi fisiknya. Ini dipengaruhi kontribusi partisipatif kalangan dunia usaha swasta. Kalangan manajemen pelaku usaha ini memberikan keringanan beban tarif tiket, akomodasi, konsumsi dan lain-lain untuk kegiatan yang berada di bawah kepentingan penguatan program recovery Bali. Semula, perencanaan anggaran program fam trip secara keseluruhan direncanakan bersumber dari APBN. Namun, kalkulasi perencanaan ini meleset. Kontribusi partisipatif kalangan dunia usaha justru meringankan beban biaya program ini. "Target program fisik tetap tercapai secara efisien namun dana APBN yang terserap jauh lebih kecil karena adanya kontribusi kalangan dunia usaha. Kebersamaan antara swasta dan pemerintah dalam hal ini patut kita banggakan," jelas Ketua BTB, Bagus Sudibya.
Program yang bersifat outbond berupa roadshow dengan target menerbangkan 385 orang ke luar negeri. Tak kurang dari 157 orang telah diberangkatkan selama Januari-September 2006. Adapun negara yang dituju dalam roadshow tersebut antara lain Australia, Jerman, Jepang (2x), Hongkong, India, dan Vietnam. Program roadshow berikut —November-Desember— akan menyertakan sisanya yaitu ke beberapa negara di Eropa, negara Australia, Korsel, China, dan negara-negara ASEAN. Peserta yang dilibatkan dalam roadshow diputuskan Depbudpar setelah mendapatkan masukan dari BTB melalui Disparda Bali. Putusan Depbudpar dijatuhkan setelah dilakukan proses cek ulang dengan relevansi kegiatan roadshow tersebut.
Anggaran program roadshow bersumber dari APBN untuk recovery Bali. Namun, dana yang dikucurkan pemerintah Pusat tersebut hanya bersifat pendukung. Dana pemerintah tadi hanya menanggung sebagian dari seluruh kebutuhan pembiayaan program ini. Sisanya ditanggung kalangan industri pariwisata. Sinergi anggaran pusat dan industri pariwisata tersebut membawa efek positif. Selain efisiensi anggaran recovery Bali ternyata pola sinergis ini mampu secara real memberangkatkan minimal dua kali lipat dari jumlah orang yang diterbangkan dengan pos anggaran APBN, yaitu sebanyak 314 orang.
Dana recovery Bali juga untuk mendukung pelbagai event bertaraf lokal, nasional, maupun internasional yang disiapkan untuk kebutuhan selama tahun 2006. Ada 62 program event yang direncanakan didukung dari program recovery Bali selama setahun ini. Sebanyak 50 event sudah dilaksanakan dan disuntik dana recovery Bali, antara lain Semiloka Nasional Kadin Bali, Australia-Bali Forum, Indonesia Open, Legong Festival, Ubud Festival, International Kite Festival – Tanah Lot, Sanur Village Festival, Bali Tourism Festival, Bali Freeride Nations Cup 2006, Kuta Karnival, Kecak Kolosal, dll. Sisanya baru direalisasikan selama dua bulan terakhir kelak.
Seluruh kegiatan tersebut telah disepakati BTB dan Disparda Bali serta mendapat persetujuan Depbudpar RI. Pelaksanaan sejumlah kegiatan tersebut berada di bawah mekanisme penunjukkan langsung Menteri Budpar RI atas rekomendasi Gubernur Bali. Rekomendasi Gubernur dibuat berdasarkan usulan dari pihak inisiator event yang bersangkutan. Hal ini dilakukan mengingat banyak event-event tersebut digagas oleh organisasi/institusi/masyarakat yang tidak memenuhi persyaratan administrasi sebagai pelaksana kegiatan sesuai dengan Keppres No. 8 Tahun 2006.
Biaya teknis operasional dan administrasi disesuaikan dengan perencanaan kebutuhan selama program recovery Bali berjalan setahun ini. Anggarannya digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan teknis operasional dan administrasi di Jakarta dan Bali, yang dikendalikan oleh Depbudpar. Ongkos ini sebagian besar dipakai untuk menalangi kebutuhan teknis operasional instansi Pusat, yaitu Kementerian Koordinasi Perekonomian, Kementerian Koordinasi Kesra, Depbudpar, Bappenas, dan Departemen Keuangan. (adv)

Bali's Regencies news:

Badung Gianyar Bangli Klungkung Karangasem
Buleleng Jembrana Tabanan Denpasar  

See Also :

In Bahasa Indonesia

Kilas Balik, Tri Hita Karana Tourism Awards & Accreditations

Penilaian Sementara Program Adipura. Bangli Raih Nilai TErtinggi, Denpasar Terendahi
I Wayan Meja, Wanita Sumber Inspirasi
Realisasi 62,48% Program Recovery Bali. BErgerak dari Bawah Desain "Buttom Upi
Sampah Ancaman Keberlanjutan Pariwisata Bali
I Made Wistra Kembali ke Hotel
Haryo Sutamaji Australia dan Thailand


   

DIRECTORY  
Hotel & Resort
Land & Property
Furniture
Silver
Cargo
M.I.C.E
Organizer
Restaurants
Travel Agent
Money Changers
REGENCY  
Badung
Gianyar
Bangli
Klungkung
Karangasem
Buleleng
Jembrana
Tabanan
Denpasar

CURRENCY  
 
WEATHER  
 
Bali Travel News is published by the oldest Newspaper in Bali
© Copyright Bali Travel News 2001