HomeCalendar EventsAdvertiseClassifiedsE-CardNewsletter Japan Edition
General information | Previous edition |
News
Cover Story
Beyond Bali
Volklore
Guide Board
Art & Crafts
Peaple / Live
Nature's Window
Sport & Leisure
FoodHoroscope

 

 

 

Comment to : batrav@indo.net.id
 

I Made Wistra
Kembali ke Hotel

SETINGGI-TINGGI burung terbang kembali juga ke sarangnya. Pepatah ini sejalan dengan garis hidup Drs. I Made Wistra, MM, MBA. Setelah dua tahun aktif di partai politik, akhirnya mantan General Manager The Amasya Villas ini memutuskan kembali ke dunia hospitality yang ia geluti sejak 1983 silam. Ketika pemilu dua tahun silam, Made memilih bergabung dengan Partai Karya Peduli Bangsa daerah Bali. Bahkan ia termasuk salah satu pentolan partai ini di Bali.
Partai yang diusung keluarga Cendana ini menjadi kendaraan politik Wistra untuk melangkah ke Civic Center menjadi anggota Legislatif Bali. Ia calon nomor satu dari daerah pemilihan Jembrana. Namun kenyataan bicara lain, jumlah suara daerah pemilihannya tak mampu mengantar Wistra melenggang ke Civic Center. "Kini aku kembali ke duniaku semula," ujarnya kepada Bali Travel News di Desa Muda Villa Seminyak, belum lama ini.
General Manager Desa Muda Villa ini menjelaskan, industri pariwisata di Bali ibarat gelombang laut. Ada saat air laut pasang, ada pula saatnya air laut surut. Kini kita tengah menghadapi surutnya air laut karena masih ada travel warning dan isu keamanan di tanah air yang belum mendapat kepercayaan pasar. Namun, kita harus yakin, gelombang pasang segera di pelupuk mata kalau kita sungguh-sungguh mengatasi problem tersebut. "Semua tergantung kita. Di mana-mana ada bom dan teroris, tidak hanya di Bali atau Indonesia," tambah Wistra.
Menyinggung kunjungan wisatawan akhir tahun, pihaknya mengatakan, sampai saat ini sebagian besar hotel dan villa di Bali sudah kebanjiran pesanan kamar. Hanya, jadi atau tidaknya tergantung situasi dan kondisi menjelang penutupan tahun. Kalau tak ada gangguan keamanan atau kejadian alam lainnya, ia yakin Bali akan full mulai dari Christmas sampai New Year. Dan, prospek parwisata tahun 2007 kembali menggeliat.
Senada dengan pengelola villa lainnya, pria kelahiran Negara ini mengatakan, villa punya nilai jual sendiri, punya pangsa pasar berbeda sehingga pelayanan kepada wisatawan pun lebih spesial. Hal ini membuat villa menjadi produk yang unik dengan harga yang lebih mahal. Tidak semua market di hotel diarahkan untuk villa, tergantung pintar-pintarnya pengelola memilih pangsa pasar yang punya buying power," tutur Wistra (BTN-013)

 



See Also :

 

 

In Bahasa Indonesia

Kilas Balik, Tri Hita Karana Tourism Awards & Accreditations

Penilaian Sementara Program Adipura. Bangli Raih Nilai TErtinggi, Denpasar Terendahi
I Wayan Meja, Wanita Sumber Inspirasi
Realisasi 62,48% Program Recovery Bali. BErgerak dari Bawah Desain "Buttom Upi
Sampah Ancaman Keberlanjutan Pariwisata Bali
I Made Wistra Kembali ke Hotel
Haryo Sutamaji Australia dan Thailand

 

 

 

 

 


 


   

DIRECTORY  
Hotel & Resort
Land & Property
Furniture
Silver
Cargo
M.I.C.E
Organizer
Restaurants
Travel Agent
Money Changers
REGENCY  
Badung
Gianyar
Bangli
Klungkung
Karangasem
Buleleng
Jembrana
Tabanan
Denpasar

CURRENCY  
 
WEATHER  
 
Bali Travel News is published by the oldest Newspaper in Bali
© Copyright Bali Travel News 2001