HomeCalendar EventsAdvertiseClassifiedsE-CardNewsletter Japan Edition
General information | Previous edition |
News
Cover Story
Beyond Bali
Volklore
Guide Board
Art & Crafts
Peaple / Live
Nature's Window
Sport & Leisure
FoodHoroscope

 

 

 

Comment to : batrav@indo.net.id
 

Harga Mati, Pengamanan ODTW di Klungkung

Pengamanan objek dan daya wisata (ODTW) di Klungkung, kelihatannya, sudah harga mati sehingga tak boleh ditawar-tawar lagi kendati daerah serombotan ini dalam kesehariannya aman-aman saja. Demikian sikap tegas Kepala Satuan Pengamanan Pariwisata Klungkung, AKP I Gusti Putu Arnata, yang bersama 13 orang personilnya selalu siap siaga mengamankan semua ODTW di Klungkung.

Personil itu dibagi tiga dan disebat ke ODTW Kertha Gosa, Museum Gunarsa, dan Lingkungan Goa Lawah. Selain ber-Posko di tiga lokasi, ada juga personil pemantau keliling di sekitar ODTW guna memperoleh data dan informasi dari masyarakat sekeliling objek.
Pengamanan di ODTW Kertha Gosa dibantu oleh dua orang personil dengan peralatan metal detektor, tongkat polisi, dan borgol. Begitu pula dengan ODTW Goa Lawah. Pengamanan di ODTW di Klungkung daratan – begitu Klungkung minus Nusa Penida biasa disebut — umumnya, disesuaikan dengan jam buka kunjungan wisatawan mulai jam 09.00 - 17.00 Wita. Lantas bagaimana pengamana ODTW di Nusa Penida dan Lembongan. Tambah Arnata, polisi pariwisata melalui Kapospol Lembongan mengatakan bahwa pihaknya tetap mengawasi aktivitas wisatawan saat menikmati wisata terutama yang berhubungan dengan aktivitas dilaut. Pihaknya, memberikan himbauan kepada para tamu jika kondisi cuaca/gelombang tidak memungkinkan mereka untuk menikmati wisata air.
Prosedur pengamanan ODTW, kata Arnata, meliputi pengawasan terhadap kendaraan yang masuk objek. Setiap kendaraan yang masuk selalu diawasi dan dicatat tingkah lakunya. Bila ada hal yang mencurigakan, tentu saja segera identitas kendaraan dicatat dan diperiksa orangnya, termasuk barang bawaannya. Pengamanan lain meliputi, pengamanan arus lalu lintas disekitar obyek wisata. Bila arus lalu lintas krodit, polisi pariwisata turut turun tangan menanganinya. Apa saja atribut khusus yang dimiliki oleh polisi pariwisata. Menurut Arnata, yang paling menonjol adalah memakai dasi merah bata dan kerah tangan bawah berwarna merah muda. Ciri khas lainnya, lengan sebelah kanan berlabel yang berisi tulisan ’Pariwisata’ dan di atas saku kiri berisi tulisan ’Tourism Police”.
Sementara itu, pengamanan di Bakas Levi Rafting, Banjarangkan, dilaksanakan double dengan Satpam dan pemandu wisata. Maklum ini merupakan objek petualangan dengan alam. Setelah tamu menikmati rafting, semua pengamanannya di tangani oleh pemandu, begitu pula dengan wisata naik gajah. Menurut Ida Bagus Sujana, Securiti Bakas Levi Rafting, pengaman di tempat kerjanya fokus ke penjagaan tiket masuk. Bila ada pengunjung yang tidak bisa menunjukkan tiket masuk, pihaknya berhak menolak tamu itu. Bila telah usai pengaman di tiket masuk, Sujana juga melakukan pemantauan keliling terhadap keamanan objek. Pengamanan di atraksi wisata rafting ini pukul 7.30 - 16.00 Wita. Setelah itu, pengamanan diserahkan kepada dua orang petugas jaga malam hingga pagi hari.
(BTN-033)





See :

In Bahasa Indonesia

 


   

DIRECTORY  
Hotel & Resort
Land & Property
Furniture
Silver
Cargo
M.I.C.E
Organizer
Restaurants
Travel Agent
Money Changers
REGENCY  
Badung
Gianyar
Bangli
Klungkung
Karangasem
Buleleng
Jembrana
Tabanan
Denpasar

CURRENCY  
 
WEATHER  
 
Bali Travel News is published by the oldest Newspaper in Bali
© Copyright Bali Travel News 2001