|
Memanfaatkan
Peluang
Berprofesi
sebagai marketing dalam kondisi perekonomian
seperti sekarang ini mungkin dianggap sulit,
namun hal itu tidak berlaku bagi Nengah
Mustika. Marketing manager Inna Sindhu Beach
Hotel, Sanur ini mengaku bahwa dirinya sangat
menikmati profesinya. “Berprofesi
sebagai marketing bagi saya merupakan suatu
hal yang menyenangkan, meskipun situasi
pariwisata belum terlalu bagus namun kita
harus tetap jeli melihat berbagai peluang
yang ada” jelasnya.
Memangku jabatan sebagai Marketing Manager
dari tahun 2005 tanpa adanya background
marketing serta situasi pariwisata yang
belum terlalu pulih tentu merupakan tantangan
bagi pria Bali ini. Belajar dari pengalaman
katanya “sebelumnya saya bertanggung
jawab sebagai FO manager namun mendapat
kepercayaan sebagai Marketing Manager, tentunya
sebuah tantangan. Namun team work yang solit
serta dengan penerapan strategi yang baru
kami dapat terus eksis”
“MICE (Meeting, Incentive, Convention
dan Exhibition) salah satu strategi yang
terbukti mampu mengembalikan kondisi hotel
yang kehilangan pangsa pasar utamanya yaitu
wisatawan Asing. Bahkan pada tahun 2006
tercatat sekitar 522 aktivitas MICE yang
dilakukan di Hotel Kami” ujarnya sembari
menambahkan, dari angka ini rata-rata setiap
hari terdapat 2 kali kegiatan MICE.
Hal ini tentu menjadi suatu hal yang melegakan,
namun demikian dirinya mengaku faktor hargapun
tetap menjadi pertimbangan utama. “Meskipun
MICE menjadi salah satu pangsa pasar utama,
kami juga tetap mempertimbangkan harga.
Jeli melihat peluang bukan berarti menjual
dengan harga murah tapi harus tetap mengacu
pada keuntungan” Disamping itu servis
yang baik tentu tidak dapat ditinggalkan,
sehingga mereka memiliki kesan yang baik
yang dapat menarik mereka untuk datang lagi.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa untuk menjadi
seorang marketing tidak memerlukan suatu
tingkat intelligent yang tinggi, namun kemampuan
melihat suatu peluang dan penerapan strategi
yang tepat serta costumer merupakan kunci
utama kesusksesan seorang marketing. “pintar
penting namun jeli memanfaatkan peluang
jauh lebih penting”. (BTN/008)
 |
|