HomeCalendar EventsAdvertiseClassifiedsE-CardNewsletter Japan Edition
General information | Previous edition |
News
Cover Story
Beyond Bali
Volklore
Guide Board
Art & Crafts
Peaple / Live
Nature's Window
Sport & Leisure
FoodHoroscope

 

 

 

Comment to : batrav@indo.net.id
 

Pameran Pendidikan Seni Rupa Undiksha di Museum Neka Ubud

Sampai saat ini memang masih banyak orang yang beranggapan bahwa museum adalah suatu tempat untuk menyimpan benda-benda kuno yang memiliki nilai sejarah. Sehingga kesan yang hadir kemudian adalah gambaran museum dengan suasana yang magis, kusam, dan jauh dari kesan yang menggembirakan.
Sesungguhnya gambaran semacam itu tak nampak di museum seni Neka, sebuah museum pribadi milik Pande Wayan Suteja Neka yang berlokasi di Sanggingan, Ubud. Disamping suasananya yang tenang, disana juga dapat disaksikan berbagai macam corak lukisan dari yang tradisional sampai modern. Semua itu sesungguhnya merupakan mata rantai perkembangan seni lukis di Bali.
Di tempat yang tenang inilah beberapa mahasiswa, alumni dan dosen jurusan seni rupa
Fakultas bahasa dan seni, Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) Singaraja mengadakan pameran. Pameran yang digelar sesungguhnya adalah pameran pendidikan, dimana materi pameran lebih ditekankan pada pemberian informasi tentang jurusan seni rupa Universitas Undiksha, Singaraja. Dapat disaksikan disana sejumlah mata kuliah yang ditawarkan pada setiap semester, kemudian disertai dengan beberapa ilustrasi bentuk tugas yang dibuat oleh mahasiswa.
Karena jurusan pendidikan seni rupa Undiksha merupakan jurusan pendidikan yang tamatannya memang disiapkan untuk menjadi guru seni rupa, maka materi tugas yang harus mereka kerjakan menjadi begitu beragam. Tugas-tugas tersebut diantaranya adalah berupa lukisan, patung, kriya kayu dan keramik, serta beberapa karya desain komunikasi visual (Deskomvis). Semua materi tersebut dapat disaksikan pada lantai dua gedung pameran di musum Neka.
Sementara itu beberapa karya lukisan dan deskomvis dapat disaksikan di lantai satu yang menampilkan beragam tema lukisan dari beberapa dosen, alumni dan mahasiswa, diantaranya adalah Ketut Supir, Nyoman Sila, Wayan Sudiarta, Ketut Sudita, Sura Ardana, Hardiman, Gung man, Jajang Suryana, Mursal, Agus Sudarmawan, dll.
Dalam kata sambutannya pada pembukaan pameran (15/2/2007) Pande Wayan Suteja Neka menegaskan bahwa Museum Neka memiliki komitmen yang jelas yaitu menjadi museum sebagai sumber informasi, sumber inspirasi, sarana dokumentasi, pusat rekreasi dan juga sebagai sarana pendidikan. Semua itu bertujuan untuk menciptakan keseimbangan dan keselarasan dalam kehidupan budaya manusia.
Pameran dari jurusan pendidikan seni rupa Undiksha ini menjadi mata rantai pertama peringatan ulang tahun ke 25 dari museum Neka yang jatuh pada bulan Juli 2007 mendatang dan akan berakhir tanggal 15 Maret 2007.
(Gung Man)





See :

In Bahasa Indonesia

 


   

DIRECTORY  
Hotel & Resort
Land & Property
Furniture
Silver
Cargo
M.I.C.E
Organizer
Restaurants
Travel Agent
Money Changers
REGENCY  
Badung
Gianyar
Bangli
Klungkung
Karangasem
Buleleng
Jembrana
Tabanan
Denpasar

CURRENCY  
 
WEATHER  
 
Bali Travel News is published by the oldest Newspaper in Bali
© Copyright Bali Travel News 2001