|
Menarik
Turis lewat Lomba Dokar Hias
Menarik dan unik. Itulah kesan pertama ketika
menyaksikan sekitar 50 kusir dokar demonstrasi
di depan Jaya Sabha Denpasar, tempat kediaman
Gubernur Bali, Sabtu (17/2). Selain bentuk
hiasannya, kusir dokar yang merupakan anggota
Perdoden (Persatuan Dokar Denpasar) ini
dituntut bisa melaju, berjalan mundur dalam
haral melintang. Aksi ini digelar Kesatuan
Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI)
Cabang Denpasar serangkaian dengan HUT ke-15
Kota Denpasar.
Setelah
melakukan aksinya, setiap dokar memberikan
kesempatan kepada penonton untuk menumpang
berkeliling menikmati keindahan kota berwawasan
budaya ini. Rute yang ditempuh : Jalan Veteran
– Patimura – Melati –
Surapti dan kembali ke depan Jaya Sabha.
Menjadi penilaian dewan juri adalah kebersihan,
kesehatan, keindahan dokar dan ketrampilan
kusir mengendalikan kudanya.
Nandhang Risadha Astika ketua panitia penyelenggara
mengatakan, selain untuk melestarikan salah
satu model transportasi tradisional, lomba
ini juga sebagai ajang promosi wisata yang
merupakan salah satu daya tarik wisata dalam
program City Tour. Walikota Denpasar dalam
sambutan yang dibacakan Asisten Pembangunan
Ketut Wisada, SE menyatakan kegiatan ini
sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak
kunjungan wisata baik domestik maupun mancanegara
ke Kota Denpasar. “Disamping meningkatkan
mutunya sebagai kendaraan tradisional juga
dapat memberikan pelayanan kenyamanan, keamanan
dan keselamatan bagi penumpang serta tetap
memelihara dan mempertahankan kualitas lingkungan
Kota Denpasar,” katanya.
Keluar sebagai juara umum adalah Made Puja
dari Pangkalan Kumbasari. Untuk dokar yang
bersih dan indah masing-masing diraih Made
Puja dari pangkalan Kreneng, Asrofi dari
pangkalan Kuta Kepaon dan Ketut Nedeng dari
Pangkalan Pasar Badung sebagai juara I,
II dan juara III. Sementara kusir yang diangap
mampu mngendalikan kudanya adalah Ketut
Unyil dari Pasar Badung, Asrofi Panji Laras
dari Kepaon dan Yana dari Pangkalan Kuta
Kepaon masing-masing sebagai juara I, II,
dan juara III.
Masing-masing pemenang mendapat hadiah uang,
piala dan sertifikat. Khusus untuk juara
umum mendapat Piala Bergilir dari Walikota
Denpasar. (BTN/015)
 |
|