10 Tahun ke Depan Tinggal Penyesalan
“Sepuluh tahun ke depan tinggal
penyesalan,” demikian prediksi
Environmental Parliament Watch (EPW),
sebuah organisasi yang peduli terhadap
lingkungan hidup di Klungkung, melihat
kerusakan yang terjadi di planet ini
kini.
Ketua
EPW Anak Agung Gede Parwata mengatakan,
pemanasan global terjadi akibat dari
efek rumah kaca yang sangat merugikan
kehidupan mahluk hidup di bumi. Ini
juga sangat berpengaruh terhadap perjalanan
musim. Pemanasan global menyebabkan
lapisan es di dua kutub mencair sehingga
volume air laut meningkat, sekaligus
meningkatkan laju abrasi pantai yang
akhirnya mengancam keberlangsungan
kehidupan mahluk di bumi.
Penyebab utama pemanasan global adalah
penggundulan hutan sehingga menurunkan
fungsi hutan sebagai paru-paru dunia,
di samping alih fungsi lahan yang
nyaris tak terbendung lagi dan penggunaan
berbagai macam produk kimia yang bisa
menggangu lapisan ozon serta polusi
udara akibat gas emisi kendaraan yang
sudah melampaui ambang batas.
Kunci dari semua itu, jelas ulah manusia
yang mengeksploitasi sumber daya alam
secara berlebihan dan out of control
dalam memanfaatkan teknologi. “Untuk
itu kita harus bijak memanfaatkan
sumber daya alam dan tehnologi sehingga
tidak membuat manusia sengsara,”
ajak Ketua EPW yang juga anggota Komisi
Pemilihan Umum Klungkung itu. Jika
itu diabaikan, EPW memprediksikan,
10 tahun ke depan hanya ada penyesalan
dan saling menyalahkan. (BTN/033)
|